Jumat, 08 Agustus 2014

terminologi jaringan

TERMINOLOGI JARINGAN

Terminologi Jaringan


Jaringan komputer dibangun dalam bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, bergantung kondisi dan kebutuhan. Desain dari jaringan komputer sangat pesat perkembangannya. Desain inilah yang disebut network terminology (terminologi jaringan)
Jaringan komputer dibangun dalam bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, bergantung kondisi dan kebutuhan. Desain dari jaringan komputer sangat pesat perkembangannya. Desain inilah yang disebut network terminology.

Ada beberapa terminologi yang dikenaldalam sistem komunikasi maupun jaringan, yaitu :


    Node : Node biasanya diasumsikan sebagai terminalk/workstation
    Dumb Terminal : Adalah terminal yang hanya terdiri dari VDU (Video Display Unit) dan keyboard. Terminal ini tidak memiliki unit pengolah (CPU) sendiri. Pengolahan dilakukan pada computer central(Host)
    Intellligent Terminal : Adalah terminal yang terdiri dari CPU (Central Processing Unit), VDU, dan Keyboard. Terminal ini memiliki CPU sendiri.
    Virtual : Makna dari virtual adalah sesuatu yang sebenarnya tidak ada, tetapi terlihat. Misalnya virtual drive. Benda tersebut sebenarnya ridak ada secara fisik, tetapi tersedia.
    Transparent : Makna dari transparent adalah kebalikan dari virtual, yaitu sesuatu yang sebenarya ada namun tidak terlihat. Sebagai contoh adalah transparent proxy, pengguna seolah – olah seperti tidak menggunakan proxy, namun sebenarnya menggunakan proxy
    Physical : Makna dari physical adalah sesuatu yang dapat dilihat dan disentuh/diraba. Misalnya harddisk, floppy disk, dan lain sebagainya
    Logical : Makna dari logical adalah sesuatu yang dapat dilihat, tapi tidak dapat disentuh/diraba
    Centralized Processing : Adalah suatu system pengolahan data, yang mana pengaturan seluruh anggota system dilakukan oleh pengendali pusat. Contoh pada computer kelas mini dan mainframe
    Distributed Processing : Adlah suatu system pengolahan data, yang mana pengolahan data tersebut dilakukan pada masing-masing terminal yang diatur oleh server
    Card Adapter : Adalah suatu kartu antarmuka yang terpasang apada masing-masing terminal agar dapat terjadi omunikasi antar terminal tersebut. Pada LAN, card adapter biasa disebut NIC (Network Interface Card)
    Host : Adalah suatu alat yang berfungsi sebagai pengendali utama suatu jaringan dimana semua proses pengolahan data berlangsung. Pada umumnya, host merupakan computer kelas mini atau mainframe
    Server : Adalah seuatu alat yang berfungsi sebagai terminal-termnal yang terhubung dengannya. Server tidak melakukan pengolahan data. Tugasnya mengarah kepada manajemen jaringan dan penyediaan sumber daya
    Workstation : Adalah seuatu alat yang berfungsi sebagai terminal pemakai yang terhubung server.Workstation merupakan Inteleigent Terminal yang dapat mengolah datanya sendiri karena dilengkapi dengan CPU sendiri
    Routing : Adalah pengaturan rute antar node dalam jaringan computer. Routing dapat dikelompokan ke dalam 2 jenis, yaitu: Routing Statis & Dinamis
    Repeater : Adalah suatu alat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal
    Bridge : Adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan dua buah LAN yang mempunyai perbedaan pada lapisan OSI I dan II. Misalnya LAN dengan Ethernet akan dihubungkan dengan LAN yang menggunakan metode Token Bus.
    Router : Adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan dua buah jaringan yang memiliki perbedaan pada lapisan OSI I, II, dan III. Misalnya LAN dengan Netware akan dihubungkan dengan jaringan yang menggunakan UNIX.
    Brouter : Adalah suatu perangkat yang merupakan penggabungan antara Brigde dan Router. Perangkat tersebut dapat berfungsisebagai brigde maupun sebagai router.
    Gateway : Adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan dua buah jaringan yang memiliki perbedaan pada seluruh lapisan OSI. Misalnya jaringan dengan arsitektur SNA (System Network Architecture) akan dihubungkan dengan jaringan yang menggunakan arsitektur DNA (Digital Network Architecture).

tugas dan tanggung jawab administrator jaringan

Pendahuluan
Segala puji kita panjatkan kepada tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi kemudahan sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.Makalah ini saya buat untuk melaksanakan tugas yang di berikan oleh dosen Manajemen jaringan Komputer.Semoga makalah ini bermanfaat dan dapat di manfaatkan dengan sebagaimana mestinya.Terima kasih

Konsep Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya menggunakan protokolkomunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi,aplikasi dan perangkat keras secara bersama-sama.
Tujuan Membangun Jaringan Komputer
Jaringan komputer dibangun untuk membawa informasi secara tepat tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim maupun sisi peneerima melalui media komunikasi.
Manfaat Jaringan Komputer
Jaringan komputer mempunyai beberapa manfaat,antara lain :
·         Pengguna dapat saling berbagi printer dengan kualitas tinggi ataupun perangkat keras yang lain sehingga biaya pengadaan perangkat bisa lebih efisien.
·         Jaringan komputer membantu mempertahankan informasi agar tetap up to date.Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda dengan hak akses yang bisa diatur secara bertingkat.
·         Proses sharing data menjadi lebih cepat
Untuk menjaga jaringan komputer tetap handal dan dapat melayani pengguna secara terus menerus,maka perlu dilakukan perawatan terhadap jaringan komputer.Untuk itu diperlukan administrator jaringan untuk menjaga dan melakukan perawatan terhadap jaringan komputer.
Seorang administrator sistem jaringan adalah orang dipekerjakan untuk menjaga dan mengoperasikan komputer sistem dan / atau jaringan. Sistem administrator mungkin menjadi anggota dari suatu teknologi informasi departemen.Seorang administrator sistem harus menunjukkan campuran keterampilan teknis dan tanggung jawab dalam rangka untuk melaksanakan pekerjaan mereka dengan baik.
Administrator bertanggung jawab atas keamanan dari jaringan dan untuk menetapkan IP alamat ke perangkat yang terhubung ke jaringan. Menetapkan memberikan alamat IP subnet administrator kontrol atas personil yang terhubung ke subnet. Hal ini juga membantu untuk memastikan bahwa administrator mengetahui setiap sistem yang terhubung dan yang secara pribadi bertanggung jawab untuk sistem.
 
Fungsi dan Tugas Administrator Network adalah untuk mengenal dan mengetahui secara dalam mengenai interkoneksi sistem komputer dan sumber daya yang ada dalam jaringan. Admin dapat berarti seorang manajer atau tim manajerial yang bertanggung jawab terhadap jalannya jaringan.



Fungsi dan Tugas Administrator jaringan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini :
1.      Membuat dan Mengatur User Account
Dalam sebuah perusahaan yang mempunyai jaringan computer,seorang admin bertugas mengatur user dalam jaringan tersebut.Untuk memberikan hak akses berbagai sumberdaya jaringan kepada para pengguna maka harus dibuat terlebih dahulu user dan group untuk tiap-tiap pengguna. Berdasarkan scope nya user account dapat dibedakan menjadi 2 jenis :
·         Local user account
Adalah account yang terdapat di suatu komputer baik DC maupun klien dan hanya dapat digunakan untuk login ke komputer dimana account tersebut dibuat.
·         Domain user account
Domain user account adalah account yang memiliki cakupan di seluruh domain, dan dibuat dengan menggunakan faslitas Aktif Directory yang terdapat di Domain Controller. Domain account dibuat di DC dan dapat digunakan oleh pengguna untuk login ke dalam jaringan dari komputer manapun selama hak login tersebut diberikan.Berbeda dengan local account, domain account memiliki scope untuk seluruh domain sehingga policy yang ditetapkan untuk suatu account akan berlaku pula di seluruh domain.
2.      Keamanan Jaringan (Security)
Melindungi jaringan computer adalah salah satu tugas utama seorang admin jaringan.Seorang admin harus memastikan bahwa jaringan computer dalam keadaan aman dan berfungsi dengan baik.
Komputer dalam jaringan juga harus terproteksi dari ancaman pihak yang tidak berwenang dan ancaman dari virus computer.
Penggunaan antivirus yang tepat dapat menjadi salah satu pencegahan terhadap kejahatan jaringan.
3.      Management Back Up
Tugas lain dari seorang admin jaringan adalah membuat Back Up/cadangan file file server.Back up berfungsi saat terjadi hal hal di luar dugaan seperti bencana alam,kerusakan hardware yang mengancam kehilangan data,data yang terhapus secara tidak sengaja.Dengan adanya data back up,admin dapat mengembalikan data yang hilang menjadi seperti sedia kala.
4.      Troubleshoting
Troubleshooting(penanganan masalah) adalah pekerjaan sehari hari seorang admin jaringan dalam mengatasi semua permasalahan yang terjadi dalam jaringan.Seorang admin wajib menjaga aktifitas jaringan agar dapat berjalan dengan baik.Biasanya masalah yang timbul dalam suatu jaringan komputer merupakan persoalan-persoalan teknis,seperti:kerusakan komputer,terputusnya koneksi komputer,gangguan internet dan sebagainya.
5.      Update (pembaruan)
Update merupakan tugas yang terlihat mudah tetapi memiliki efek yang besar.Update ini dapat berupa update perangkat lunak maupun perangkat keras.Update perangkat lunak seperti update patch sistem operasi dan antivirus.Update perangkat keras seperti penggantian komputer seiring dengan perkembangan teknologi.
Karena tugas dan tanggung jawab administrator begitu penting,maka seorang administrator harus mempunyai skill atau keahlian dalam bidang jaringan komputer.Skill tersebut antara lain:
·         Mampu bekerja dengan hardware komputer dan memahami komponen hardware yang terdapat di dalamnya.
·         Mengetahui spesifikasi hardware yang akan dipasang pada komputer jaringan
·         Up to date terhadap perkembangan informasi
·         Menguasai sistem file dan partisi
·         Mampu mengatur atau memanajemen user user dalam suatu jaringan komputer
·         Mampu memantau jaringan komputer dengan berbagai tool yang tersedia
·         Mampu berkomunikasi dengan departemen-departemen terkait
Kesimpulan
·         Seorang administrator sistem jaringan adalah orang dipekerjakan untuk menjaga dan mengoperasikan komputer sistem dan / atau jaringan.
·         Tugas seorang administrator meliputi : manajemen user account,penanganan troublesooting,perwatan hardware dan software,update hardware dan software,dan melakukan back up dan restore
·         Seorang administrator harus menguasai hardware komputer dan memahami komponen hardware yang terdapat di dalam komputer

Penutup
Demikian makalah ini saya buat,semoga dapat bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebagaimana mestinya.terima kasih.

fungsi administrasi jaringan komputer

Peranan Administrator dalam jaringan

peran tugas Administrator dalam jaringan
Menurut Wikipedia, administrator adalah orang yang bertugas mengurus hal-hal yang bersifat administratif. Istilah administrator digunakan juga dalam jaringan komputer dan internet dimana administrator atau sering disebut dengan istilah admin memiliki wewenang dan peranan yang besar dalam mengendalikan suatu jaringan komputer, baik lokal maupun internet. Admin yang dimaksud dalam dunia jaringan komputer adalah seseorang atau sebuah tim yang bertindak sebagai pengatur dalam suatu jaringan. Beberapa tanggung jawab yang diemban oleh jabatan admin antara lain adalah:
  1. Memastikan keamanan jaringan (security)
Melindungi komputer yang berada di dalam suatu jaringan adalah tugas utama dari admin. Keadaan jaringan komputer yang aman dan berfungsi baik harus dipastikan oleh admin. Komputer dan jaringannya harus terproteksi dari kemungkinan ancaman pihak lain yang tidak memiliki hak akses atau dari ancaman program jahat seperti virus dan malware. Pemilihan antivirus yang tepat dan mengatur hak akses dalam jaringan adalah salah satu hak mutlak yang dimiliki admin untuk menjalankan tugasnya dalam bidang ini.
  1. Mengatur pengguna
Dalam perusahaan yang memiliki jaringan komputer kelas menengah, seorang admin bertugas dalam mengatur pengguna jaringan tersebut. Admin harus tahu dengan baik komputer mana saja dan sumber daya apa saja yang ada dalam jaringan yang ia pimpin. Admin juga merupakan penegak dari aturan atau kebijakan perusahaan dalam mengakses jaringan sehingga dapat ditaati oleh seluruh pengguna jaringan tersebut. Misalnya memblokir akses jejaring sosial pada saat jam kerja, dan lain sebagainya. Umumnya dalam jaringan memiliki akun masing-masing. Akun user ini biasanya dikelompokkan berdasarkan nama, jabatan dan kepentingan dalam mengakses jaringan serta waktu akesenya. Setelah akun dikelompokkan, maka baru diberi hak akses penggunaan resources berupa data dan perangkat keras sesuai dengan porsi pekerjaan user tersebut.
  1. Mengatur cadangan data
Tugas dari admin yang penting lainnya adalah tanggung jawabnya dalam membuat salinan data sebagai cadangan dari data-data penting miliki suatu jaringan dari perusahaan atau instansi tertentu. Backup ini berfungsi sebagai cadangan data saat terjadi hal-hal yang diluar dugaan seperti bencana alam, terhapus data secara tak sengaja atau kerusakan perangkat keras penyimpanan data. Dengan backup data, maka admin dapat menyelamatkan data penting perusahaan dan mengembalikannya seperti semula pada saat tanggal terjadinya backup.
  1. Troubleshooting atau penanganan masalah
Ini adalah pekerjaan wajib dari admin dalam mengatasi masalah di dalam jaringan. Admin wajib menjaga jaringannya supaya dapat beraktivitas secara normal tanpa adanya masalah. Masalah yang timbul umumnya berupa masalah teknis seperti kerusakan pada komputer, gangguan pada koneksi internet, kabel yang terputus dan lain sebagainya.
  1. Update atau pemutakhiran
Tugas ini umumnya berkaitan dengan perangkat lunak, namun tidak menutup kemungkinan juga perangkat keras. Update sepertinya adalah hal yang sepele namun memiliki dampak besar dalam jaringan tersebut. Update perangkat lunak misalnya adalah update sistem operasi dan antivirus, sedangkan update perangkat keras misalnya penggantian perangkat router atau switch yang sesuai dengan tuntutan jaringan yang berkembang.
Inti dari pekerjaan admin adalah bertanggung jawab atas kondisi dan kelancaran kinerja suatu jaringan komputer. Maka dari itu seorang admin harus memiliki keahlian khusus dalam penguasaan konsep dan implementasi jaringan, pengetahuan mengenai perangkat keras dan teknik pengkabelan. Demikian adalah peran administrator dalam jaringan. Semoga bermanfaat. (iwan)

pengertian administrasi server

administrasi server
 
 
 
Istilah administrasi berasal dari bahasa latin yaitu “Ad” dan “ministrate” yang artinya pemberian jasa atau bantuan, yang dalam bahasa Inggris disebut “Administration” artinya “To Serve”, yaitu melayani dengan sebaik-baiknya.
Pengertian administrasi dapat dibedakan menjadi 2 pengertian yaitu :
  1. Administrasi dalam arti sempit. Menurut Soewarno Handayaningrat mengatakan “Administrasi secara sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yaitu meliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, keti-mengetik, agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan”(1988:2). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan administrasi dalam arti sempit merupakan kegiatan ketatausahaan yang mliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan dan pengarsipan surat serta hal-hal lainnya yang dimaksudkan untuk menyediakan informasi serta mempermudah memperoleh informasi kembali jika dibutuhkan.
  2. Administrasi dalam arti luas. Menurut The Liang Gie mengatakan “Administrasi secara luas adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu”(1980:9). Administrasi secara luas dapat disimpulkan pada dasarnya semua mengandung unsur pokok yang sama yaitu adanya kegiatan tertentu, adanya manusia yang melakukan kerjasama serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Pendapat lain mengenai administrasi dikemukan oleh Sondang P. Siagian mengemukakan “Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara 2 orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya” (1994:3). Berdasarkan uraian dan definisi tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa administrasi adalah seluruh kegiatan yang dilakukan melalui kerjasama dalam suatu organisasi berdasarkan rencana yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan.
 
 
ADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN
Didalam suatu jaringan yang mempunyai server sebagai pengatur dari workstation yang ada maka server memerlukan beberapa kebutuhannya, dibawah ini beberapa kebutuhan dari server.
1. DNS
DNS memiliki beberapa pengertian, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Merupakan sistem database yang terdistribusi yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak terbatas dan juga mempunyai performa yang baik.
  • Merupakan aplikasi pelayanan di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya
fungsi utama DNS
  1. menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet.
  2. memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.
Struktur DNS
Domain Name Space merupakan hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama. Domain ditentukan berdasarkan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut level yang terdiri dari :
1. Root-Level Domains
merupakan level paling atas di hirarki yang di ekspresikan berdasarkan periode dan dilambangkan oleh “.”.
2. Top-Level Domains
berisi second-level domains dan hosts yaitu :
- com : organisasi komersial, seperti IBM (ibm.com).
- edu : institusi pendidikan, seperti U.C. Berkeley (berkeley.edu).
- org : organisasi non profit, Electronic Frontier Foundation (eff.org).
- net : organisasi networking, NSFNET (nsf.net).
- gov : organisasi pemerintah non militer, NASA (nasa.gov).
- mil : organisasi pemerintah militer, ARMY (army.mil).
- xx : kode negara (id:Indonesia,au:Australia)
3. Second-Level Domains
berisi domain lain yang disebut subdomain. Contoh, unsri.ac.id. Second-Level Domains unsri.ac.id bisa mempunyai host www.unsri.ac.id
4. Third-Level Domains
berisi domain lain yang merupakan subdomain dari second level domain diatasnya.
Contoh, ilkom.unsri.ac.id.
Subdomain ilkom.unsri.ac.id juga mempunyai host www.ilkom.unsri.ac.id.
5.Host Name
domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Contohnya, jika terdapat www.unsri.ac.id, www adalah hostname dan unsri.ac.id adalah domain name.
DNS Zone
Terdapat dua bentuk Pemetaan DNS Zone, yaitu:
- Forward Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari nama menuju IP address
- Reverse Lookup Zone: Melakukan pemetaan dari IP address menuju nama
2. AD (ACTIVE DIRECTORY)
Active Directory merupakan komponen yang sangat penting dari IT infrastruktur berbasis pada platform Windows. Pengguna melakukan berbagai aktivitas di katalog AD sehari-hari, sehingga organisasi perlu mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk melacak semua perubahan pada waktu yang tepat. Itulah sebabnya Active Directory manajemen dan administrasi merupakan isu untuk spesialis TI. Kami memulai serangkaian artikel yang bertujuan untuk menjelaskan dasar-dasar pengelolaan AD dan administrasi dalam perusahaan besar.
Bahkan sempurna dirancang, direncanakan, dan dilaksanakan Direktori Aktif infrastruktur tidak berfungsi dengan baik tanpa pengawasan sehari-hari dan pemeliharaan. Dalam perusahaan besar Active Directory akan tunduk pada ribuan perubahan setiap hari (penciptaan / penghapusan account pengguna, keanggotaan kelompok, hak delegasi, dll). Untuk menjamin bahwa semua perubahan dalam jaringan dan ruang kerja TI tidak akan mempengaruhi fungsi Active Directory, maka perlu memonitor setiap hari dengan bantuan alat manajemen Active Directory.
3. PROXY SERVER
proxy server adalah tekhnik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi. Secara sederhana, proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak atas nama dati orang lain/lembaga/negara lain.
Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet.
4. DHCP
Menurut Microsoft “Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) is an IP standard designed to reduce the complexity of administering IP address configurations.” Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah suatu layanan yang secara otomatis memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta ke DHCP Server. Dengan demikian, sebagai seorang administrator jaringan, tidak perlu lagi mengatur alamat IP Address pada komputer klien yang dikelolanya. Bayangkan saja jika sebuah perusahaan memiliki komputer lebih dari 100, tentu saja akan membuat report administrator untuk mengesetnya. DHCP juga dapat mengurangi resiko duplikat IP Address atau Invalid IP address.
Sebuah server DHCP dapat diatur dengan pengaturan yang sesuai untuk keperluan jaringan tertentu. Seperti pengaturan Default gateway, Domain Name System (DNS), Subnet Mask, dan rentang alamat IP yang bisa diambil oleh komputer klien. Komputer yang menyediakan layanan ini disebut dengan DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta disebut dengan DHCP Client.
DHCP Server menerima permintaan dari sebuah host/client. Server kemudian memberikan alamat IP dari satu set alamat standar yang disimpan dalam database. Setelah informasi alamat IP dipilih, server DHCP menawarkan ke host yang meminta pada jaringan. Jika host menerima tawaran tersebut, maka IP akan disewa untuk jangka waktu tertentu, bisa dalam menit, dalam jam ataupun hari.
Jika komputer klien tidak dapat berkomunikasi dengan Server DHCP untuk mendapatkan alamat IP, sistem operasi Windows secara otomatis akan memberikan alamat IP pribadi (Private IP Address), yaitu dengan IP 169.254.0.0 sampai 169.254.255.255. Fitur sistem operasi ini disebut Automatic Private IP Addressing (APIPA).
5. WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server.
6. FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
7. EMAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP
8. Game server
Game server adalah tempat dimana kita bermain game secara online. Jika kita membuat karakter dalam server A maka kita hanya dapat memainkan karakter tersebut di serve A saja. Jika ingin bemain di server B maka kita diwajibkan membuat karakter baru lagi. Namun jika kita membuat karakter baru lagi maka akan memakan waktu yang banyak. Game server yang sangat laku pada dahulu kala adalah server litho. Namun karena adanya banyak masalah yang timbul maka para pemakainya pun semakin menurun.
Game server adalah suatu wadah bago permainan online untuk menitipkan data permainan di suatu tempat yang besar. Kita haus memaintance game server setiap 1 minggu sekali. Hal ini berguna untuk progam yang di dalamnya bejalan dengan lancar.
9. Database file
Data Base (basis data) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record (umumnya digambarkan sebagai baris data) terdiri dari field yang saling berhubungan menunjukan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan disimpan dalam satu record. Adapun Struktur Database adalah Database, File/Table, Record, Elemen data/Field. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa basis data mempunyai beberapa kriteria penting, yaitu :
1.      Bersifat data oriented dan bukan program oriented.
2.      Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.
3.      Dapat dikembangkan dengan mudah, baik volume maupun strukturnya.
4.      Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru secara mudah
5.      Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda.
Prinsip utama Data Base adalah pengaturan data dengan tujuan utama fleksibelitas dan kecepatan pada saat pengambilan data kembali. Adapun ciri-ciri basis data diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Efisiensi meliputi kecepatan, ukuran, dan ketepatan
2. Data dalam jumlah besar.
3. Berbagi Pakai (dipakai bersama sama/Sharebility).
4. Mengurangi bahkan menghilangkan terjadinya duplikasi dan ketidakkonsistenan data.